Langsung ke konten utama

Keajaiban Cabo Verde


 Sebuah negara kecil di Samudera Atlantik barat Afrika yang ditemukan oleh pelaut Portugis yang sebelumnya tidak ada yang tahu tentang pulau ini akan tetapi sekarang menjadi sangat terkenal karena kiprah mereka di piala dunia 2026, tidak pernah kalah dipertandingan grup termasuk menahan imbang Spanyol sudah menggambarkan betapa bagusnya kiprah mereka di piala dunia 2026 kali ini.

Ini bagaikan cerita dongeng, mereka berhasil lolos dari grup yang diisi klub-klub tradisional piala dunia seperti Uruguay dan Spanyol, mereka berhasil lolos tanpa kekalahan. Di lansir associated press kiper mereka Vozinha mengatakan “Negara kami memang kecil, namun kami memiliki hati dan tekad yang besar”. 

Semua berawal ketika pada tahun 2013 berhasil menembus piala Afrika dengan pemain seadanya, sejak saat itu nama mereka mulai diperhitungkan dalam perseoakbolaan benua Afrika. Di pimpin oleh pelatih mereka BuBista mereka bahkan berhasil mencapai babak quarterfinal pada tahun 2023 sungguh hal yang luar biasa karena hanya bermaterikan pemain-pemain yang mayoritas bermain di liga lokal mereka. Mereka kalah dari Senegal 2-1 dan harus kehilangan kiper terbaik mereka karena kartu merah kala itu.

Cabo Verde benar-benar bukan tim yang dibangun satu malam, mereka benar-benar berproses dari tim antah berantah menjadi tim yang tidak mampu dikalahkan Spanyol di fase grup piala dunia. Negara yang hanya berpenduduk 500an ribu penduduk ini berhasil membuktikan bahwa tidak ada kesuksesan yang instant semua butuh kerja keras, konsistensi dan kesabaran. Membangun sepak bola benar-benar dari akar rumput pembinaan usia muda menjadi kata kunci, kompetisi lokal yang baik juga tak kalah penting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Joaquin Sanchez

23 tahun memiliki karir sepakbola yang cemerlang dan 15 tahun berseragam Real Betis memberikan dua gelar Copa Del Rey merupakan gambaran singkat karir sang pangeran Joquin Sanchez.pada tahun 1997 bergabung dengan Betis klub pertama yang memberikan jalan untuk karir pesepakbolanya sebagai seorang pemain professional. 2006 ia hijrah ke Valencia, banyak pihak menilai kepindahanya ke Valencia merupakan pilihan buruk pada karirnya, karena persaingan yang ketat di tim Valencia era itu hal itu diramalkan dapat membunuh imagenya sebagai pemain muda potensial saat itu. Joaquin merupakan identitas dari Spanyol memiliki karir sepakbola yang cukup panjang ia adalah salah satu dari sekian banyak pemain Spanyol yang memiliki karakter yang luar biasa. Ketika membela beberapa tim diluar Spanyol ia selalu berhasrat untuk kembali ke Real Betis tim yang berhasil mengasah talentanya. Di timnas Spanyol ia berhasil mencatatkan 51 caps hal yang sangat sulit dicapai karena kita tahu bahwa timnas Spanyol merup...

Inverted winger

 Dalam sepak bola modern tentu kita tidak asing lagi dengan istilah inverted wing, Arjen Robben dan Ivan Perisic merupakan contoh dari banyak pemain yang berkarakter inverted wing. Inverted wing memiliki pengertian pemain yang bermain di posisi berlawanan dengan kaki terbaiknya. Hal ini merupakan proses dari berkembangnya sepak bola, inverted winger sangat berbeda dengan traditional winger dimana seperti kita tahu bahwa pada era sepak bola dahulu, posisi winger dipilih berdasarkan kaki terkuat agar dapat melakukan umpan terukur kepada striker, inverted winger merupakan pilihan yang lebih dinamis dan sulit ditebak oleh lawan. Hal yang sama tidak dimungkinkan untuk seorang bek sayap karena idealnya seorang bek sayap ditempatkan berdasarkan kaki yang terkuat. Apabila inverted wing di terapkan pada seorang bek maka yang terjadi ia harus memutar tubuhnya untk menggapai lawan dengan kaki terkuatnya hal ini tentunya memudahkan lawan untuk melewati bek tersebut. Seorang inverted winger har...

Iran dan Amerika dalam sebuah pertandingan

Musuh bebuyutan itulah kalimat yang pantas disematkan kepada dua negara Iran dan Amerika. Dua negara yang memiliki sejarah konflik berkepanjangan hingga pada tahun 1980 memutuskan semua hubungan diplomasi secara resmi antara kedua negara dan pada tahun 1998 dalam piala dunia berada dalam satu grup dan harus bertemu satu sama lain. Di Lyon kala itu 21 juni 1998 seisi kota terasa begitu panas jelang laga tersebut, AS yang kala itu dinunggulkan karena memiliki peringkat FIFA lebih baik dibandingkan Iran merasa diatas angin menghadapi laga tersebut. Tergabung dalam grup F bersama Jerman dan Yugoslavia laga yang lain terasa tak begitu penting bagi kedua klub laga terpenting adalah dimana mereka saling bertemu dan sama-sama mempertahankan harga diri mereka di atas lapangan hijau. Iran mengandalkan pemain-pemain seperti Hamid Estili, Ali Daei dan Mehdi Mahdavikia sedangkan USA mengandalkan pemain seperti Casey Keller dan sang pencetak gol Bryan Mcbride dan Claudio Reyna. Hasil yang tak pernah...