Langsung ke konten utama

Suka duka Sukatani

 


Band ini mungkin masih terdengar asing di telinga penikmat musik mainstream di tanah air, mereka adalah Sukatani, Band yang digawangi oleh dua anggota ini Muhammad syifa al Lufti pada gitar dan Novi Indriyati pada vokal mampu mencuri perhatian banyak orang dengan kemampuan musikalitas mereka. Grup musik punk asal kota yang terkenal dengan makanan khas mereka sroto yakni Purbalingga memiliki lirik tajam yang mengkritisi kehidupan bernegara, dengan nada yang keras dan menusuk.

Baru-baru ini mereka menghentak tanah air dengan single mereka bayar,bayar, bayar yang menceritakan tentang keburukan oknum kepolisian yang kerap kali melakukan praktik suap ketika melayani masyarakat. Hal inipun mengundang kemarahan oleh sebagian aparat hingga banyak pihak mensinyalir mereka ditekan dan di terror hingga Sukatani membuat video klarifikasi yang dikatakan banyak pihak video tersebut dibuat dibawah intimidasi aparat, tak hanya itu sang vokalis yang berprofesi sebagai guru dikeluarkan dari pekerjaanya atas tekanan aparat, sungguh miris bukan.

Sukatani kerap kali melakukan aksi-aksi di luar dugaan yang tidak banyak dilakukan band lain pada setiap pertunjukan mereka di antaranya yang patut di acungi jempol mereka kerap kali membagikan hasil bumi di setiap perhelatan konser mereka dan mereka juga kerap kali memasukan unsur-unsur budaya tradisional dalam setiap karya mereka untuk melestarikan kebudayaan daerah mereka seperti pada salah satu lagu mereka alas wirasaba yang menggunakan bahasa Jawa Ngapak.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Joaquin Sanchez

23 tahun memiliki karir sepakbola yang cemerlang dan 15 tahun berseragam Real Betis memberikan dua gelar Copa Del Rey merupakan gambaran singkat karir sang pangeran Joquin Sanchez.pada tahun 1997 bergabung dengan Betis klub pertama yang memberikan jalan untuk karir pesepakbolanya sebagai seorang pemain professional. 2006 ia hijrah ke Valencia, banyak pihak menilai kepindahanya ke Valencia merupakan pilihan buruk pada karirnya, karena persaingan yang ketat di tim Valencia era itu hal itu diramalkan dapat membunuh imagenya sebagai pemain muda potensial saat itu. Joaquin merupakan identitas dari Spanyol memiliki karir sepakbola yang cukup panjang ia adalah salah satu dari sekian banyak pemain Spanyol yang memiliki karakter yang luar biasa. Ketika membela beberapa tim diluar Spanyol ia selalu berhasrat untuk kembali ke Real Betis tim yang berhasil mengasah talentanya. Di timnas Spanyol ia berhasil mencatatkan 51 caps hal yang sangat sulit dicapai karena kita tahu bahwa timnas Spanyol merup...

Inverted winger

 Dalam sepak bola modern tentu kita tidak asing lagi dengan istilah inverted wing, Arjen Robben dan Ivan Perisic merupakan contoh dari banyak pemain yang berkarakter inverted wing. Inverted wing memiliki pengertian pemain yang bermain di posisi berlawanan dengan kaki terbaiknya. Hal ini merupakan proses dari berkembangnya sepak bola, inverted winger sangat berbeda dengan traditional winger dimana seperti kita tahu bahwa pada era sepak bola dahulu, posisi winger dipilih berdasarkan kaki terkuat agar dapat melakukan umpan terukur kepada striker, inverted winger merupakan pilihan yang lebih dinamis dan sulit ditebak oleh lawan. Hal yang sama tidak dimungkinkan untuk seorang bek sayap karena idealnya seorang bek sayap ditempatkan berdasarkan kaki yang terkuat. Apabila inverted wing di terapkan pada seorang bek maka yang terjadi ia harus memutar tubuhnya untk menggapai lawan dengan kaki terkuatnya hal ini tentunya memudahkan lawan untuk melewati bek tersebut. Seorang inverted winger har...

Iran dan Amerika dalam sebuah pertandingan

Musuh bebuyutan itulah kalimat yang pantas disematkan kepada dua negara Iran dan Amerika. Dua negara yang memiliki sejarah konflik berkepanjangan hingga pada tahun 1980 memutuskan semua hubungan diplomasi secara resmi antara kedua negara dan pada tahun 1998 dalam piala dunia berada dalam satu grup dan harus bertemu satu sama lain. Di Lyon kala itu 21 juni 1998 seisi kota terasa begitu panas jelang laga tersebut, AS yang kala itu dinunggulkan karena memiliki peringkat FIFA lebih baik dibandingkan Iran merasa diatas angin menghadapi laga tersebut. Tergabung dalam grup F bersama Jerman dan Yugoslavia laga yang lain terasa tak begitu penting bagi kedua klub laga terpenting adalah dimana mereka saling bertemu dan sama-sama mempertahankan harga diri mereka di atas lapangan hijau. Iran mengandalkan pemain-pemain seperti Hamid Estili, Ali Daei dan Mehdi Mahdavikia sedangkan USA mengandalkan pemain seperti Casey Keller dan sang pencetak gol Bryan Mcbride dan Claudio Reyna. Hasil yang tak pernah...