Langsung ke konten utama

Racing Club Avellaneda mutiara dari sebelah Buenos Aires


 Sebuah kota bernama Avellaneda terletak di Argentina dan dijuluki sebagai kota pelabuhan di Argentina. Avellaneda menjadi bagian dari kota Buenos Aires yang merupakan ibukota dari Argentina dihubungkan oleh salah satu sungai bernama Riachuelo. Disana berdiri sebuah klub sepakbola bernama Racing club de Avellaneda, Racing berdiri pada tahun 1903 merupakan salah satu tim tertua di Argentina. 

Beberapa bintang Argentina yang pernah berseragam Racing club yakni Ubaldo fillol kiper nyentrik timnas Argentina, Diego milito striker Inter Milan kala meraih treble winner 2009-2010, Lautaro Martinez strike Inter Milan dan gelandang bintang Argentina pemenang piala dunia 2022 yakni Rodrigo de Paul merupakan didikan asli dari academy club. Racing club meraih title liga Argentina pertama mereka pada tahun 1913 dan gelar Copa Libertadores pada tahun 1967.

Di era sekarang di bawah asuhan pelatih Gustavo Costas pelatih Argentina, Racing bermain cukup taktis dan dinamis hingga pada tahun 2024 berhasil menjuarai Copa Sudamericana dengan raihan kemenangan yang cukup menjanjikan. Racing club merupakan salah satu klub Argentina penghasil pemain-pemain top dunia Akademi mereka merupakan salah satu akademi terbaik di Argentina.

Supporter Racing merupakan salah satu suporter paling maniak di Argentina, kelompok supporter mereka bernama "La Guardia Imperial" , nama tersebut diberikan oleh salah satu jurnalis Argentina Luis Maria Albamonte merujuk pada pasukan Napoleon di Prancis yang terkenal Spartan dan kuat di Medan perang. La Guardia juga tak lepas dari berbagai macam aksi kekerasan diantaranya yang paling terkenal adalah tewasnya salah satu supporter mereka Hector Souto ketika laga di stadion milik Huracan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Udine kota Udinese

 Udine merupakan kota kecil berjarak 40 km dari batas antara Italy dan Slovenia kota ini juga berbatasan langsung dengan kota Venezia salah satu kota terindah di Italy. Setelah beberapa kali diduduki oleh beberapa kerajaan pada saat itu, Udine akhirnya resmi bergabung dengan Italy pada tahun 1797 dan menjadi basis militer terbesar Italy pada tahun 1866. Di kota ini munculah sebuah klub sepakbola bernama Udinese Calcio yang didirikan pada tanggal 30 november 1896 sebagai klub olahraga dan bertransformasi sebagai klub sepak bola pada 5 juli 1911. Klub yang bermarkas di stadion Friulli ini memiliki sejarah yang cukup unik, secara prestasi Udinese bukan klub yang begitu menonjol mereka hnya mampu mencapai final final piala Italy ratusan tahun lalu akan tetapi klub ini kerap melahirkan bintang-bintang besar Liga Italy. Alexis Sanchez, Antonio Di Natale, Vincenzo Iaquinta hingga Rodrigo De paul pernah berseragam Udinese. Tim ini merupakan salah satu tim yang sangat konsisten d liga Italy...

Inverted winger

 Dalam sepak bola modern tentu kita tidak asing lagi dengan istilah inverted wing, Arjen Robben dan Ivan Perisic merupakan contoh dari banyak pemain yang berkarakter inverted wing. Inverted wing memiliki pengertian pemain yang bermain di posisi berlawanan dengan kaki terbaiknya. Hal ini merupakan proses dari berkembangnya sepak bola, inverted winger sangat berbeda dengan traditional winger dimana seperti kita tahu bahwa pada era sepak bola dahulu, posisi winger dipilih berdasarkan kaki terkuat agar dapat melakukan umpan terukur kepada striker, inverted winger merupakan pilihan yang lebih dinamis dan sulit ditebak oleh lawan. Hal yang sama tidak dimungkinkan untuk seorang bek sayap karena idealnya seorang bek sayap ditempatkan berdasarkan kaki yang terkuat. Apabila inverted wing di terapkan pada seorang bek maka yang terjadi ia harus memutar tubuhnya untk menggapai lawan dengan kaki terkuatnya hal ini tentunya memudahkan lawan untuk melewati bek tersebut. Seorang inverted winger har...

Iran dan Amerika dalam sebuah pertandingan

Musuh bebuyutan itulah kalimat yang pantas disematkan kepada dua negara Iran dan Amerika. Dua negara yang memiliki sejarah konflik berkepanjangan hingga pada tahun 1980 memutuskan semua hubungan diplomasi secara resmi antara kedua negara dan pada tahun 1998 dalam piala dunia berada dalam satu grup dan harus bertemu satu sama lain. Di Lyon kala itu 21 juni 1998 seisi kota terasa begitu panas jelang laga tersebut, AS yang kala itu dinunggulkan karena memiliki peringkat FIFA lebih baik dibandingkan Iran merasa diatas angin menghadapi laga tersebut. Tergabung dalam grup F bersama Jerman dan Yugoslavia laga yang lain terasa tak begitu penting bagi kedua klub laga terpenting adalah dimana mereka saling bertemu dan sama-sama mempertahankan harga diri mereka di atas lapangan hijau. Iran mengandalkan pemain-pemain seperti Hamid Estili, Ali Daei dan Mehdi Mahdavikia sedangkan USA mengandalkan pemain seperti Casey Keller dan sang pencetak gol Bryan Mcbride dan Claudio Reyna. Hasil yang tak pernah...