Langsung ke konten utama

Vinnie Jones the Butcher

 Sosok pria besar yang berada di lini tengah Wimbledon FC d premier league era awal 90an keras di lapangan selalu mengancam lawan dengan tackle-tackle kerasnya siapa lagi kalo bukan sosok gelandang Wales Vinnie Jones. Tentu publik sangat mengingat tackel dan headbuttnya kepada Roy Keane dan Cantona kala Wimbledon bertemu Manchester united, hal itu hanya sebagian kecil gambaran dari bengisnya gelandang satu ini. Sepanjang karirnya dia berhasil menuntaskan 520 pertandingan dan 39 gol untuk setiap klub yang dibelanya.

Nampaknya takdir dari seorang Vinnie menjadi seorang bintang bukan terjadi dalam karirnya sebagai seorang pesepak bola akan tetapi gemilangnya karir seorang Vinnie Jones tatkala ia menjadi seorang pemain film dengan debutnya bermain di film Lock, stock and two smoking barrel dimana ia menjadi seorang gangster di film itu. Mungkin bagi Vinnie tidak terlalu sulit untuk mendalami perannya jika melihat dari kebengisannya kala menjadi gelandang tengah di dunia sepak bola.


Vinnie jones telah membintangi banyak film ia juga kerap kali membintangi film dengan latar belakang sepak bola di antaranya ia pernah membintangi film The Mean machine bersama Jason Statham, film ini merupakan karya besutan producer yang sama dengan film pertamanya sutradara tersebut bernama Mathhew Vaughn. Karir Vinnie Jones dalam dunia perfilman cukup mentereng di kala ia berhasil memperoleh penghargaan sebagai aktor terbaik di UK dan Amerika.

Dalam sepakbola Vinnie Jones mengalami masa peaknya kala berseragam Wimbledon ia berhasil mencatat 177 pertandingan dan 12 goal dia juga berhasil menjadi icon club pada saat itu, di level timnas Vinnie memiliki 9 caps bersama timnas Wales.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Joaquin Sanchez

23 tahun memiliki karir sepakbola yang cemerlang dan 15 tahun berseragam Real Betis memberikan dua gelar Copa Del Rey merupakan gambaran singkat karir sang pangeran Joquin Sanchez.pada tahun 1997 bergabung dengan Betis klub pertama yang memberikan jalan untuk karir pesepakbolanya sebagai seorang pemain professional. 2006 ia hijrah ke Valencia, banyak pihak menilai kepindahanya ke Valencia merupakan pilihan buruk pada karirnya, karena persaingan yang ketat di tim Valencia era itu hal itu diramalkan dapat membunuh imagenya sebagai pemain muda potensial saat itu. Joaquin merupakan identitas dari Spanyol memiliki karir sepakbola yang cukup panjang ia adalah salah satu dari sekian banyak pemain Spanyol yang memiliki karakter yang luar biasa. Ketika membela beberapa tim diluar Spanyol ia selalu berhasrat untuk kembali ke Real Betis tim yang berhasil mengasah talentanya. Di timnas Spanyol ia berhasil mencatatkan 51 caps hal yang sangat sulit dicapai karena kita tahu bahwa timnas Spanyol merup...

Inverted winger

 Dalam sepak bola modern tentu kita tidak asing lagi dengan istilah inverted wing, Arjen Robben dan Ivan Perisic merupakan contoh dari banyak pemain yang berkarakter inverted wing. Inverted wing memiliki pengertian pemain yang bermain di posisi berlawanan dengan kaki terbaiknya. Hal ini merupakan proses dari berkembangnya sepak bola, inverted winger sangat berbeda dengan traditional winger dimana seperti kita tahu bahwa pada era sepak bola dahulu, posisi winger dipilih berdasarkan kaki terkuat agar dapat melakukan umpan terukur kepada striker, inverted winger merupakan pilihan yang lebih dinamis dan sulit ditebak oleh lawan. Hal yang sama tidak dimungkinkan untuk seorang bek sayap karena idealnya seorang bek sayap ditempatkan berdasarkan kaki yang terkuat. Apabila inverted wing di terapkan pada seorang bek maka yang terjadi ia harus memutar tubuhnya untk menggapai lawan dengan kaki terkuatnya hal ini tentunya memudahkan lawan untuk melewati bek tersebut. Seorang inverted winger har...

Iran dan Amerika dalam sebuah pertandingan

Musuh bebuyutan itulah kalimat yang pantas disematkan kepada dua negara Iran dan Amerika. Dua negara yang memiliki sejarah konflik berkepanjangan hingga pada tahun 1980 memutuskan semua hubungan diplomasi secara resmi antara kedua negara dan pada tahun 1998 dalam piala dunia berada dalam satu grup dan harus bertemu satu sama lain. Di Lyon kala itu 21 juni 1998 seisi kota terasa begitu panas jelang laga tersebut, AS yang kala itu dinunggulkan karena memiliki peringkat FIFA lebih baik dibandingkan Iran merasa diatas angin menghadapi laga tersebut. Tergabung dalam grup F bersama Jerman dan Yugoslavia laga yang lain terasa tak begitu penting bagi kedua klub laga terpenting adalah dimana mereka saling bertemu dan sama-sama mempertahankan harga diri mereka di atas lapangan hijau. Iran mengandalkan pemain-pemain seperti Hamid Estili, Ali Daei dan Mehdi Mahdavikia sedangkan USA mengandalkan pemain seperti Casey Keller dan sang pencetak gol Bryan Mcbride dan Claudio Reyna. Hasil yang tak pernah...