Langsung ke konten utama

Chevalier the warrior


 Merupakan lulusan youth academy Lille Chevalier merupakan goalkeeper ketiga ketika Lille menjuarai liga Prancis di musim 2020- 2021 ketika itu ia masih berusia sangat mudah hampir menginjak 20 tahun. Sempat membela tim Vallenciennes di Ligue-2 kala itu Chevalier berhasil menunjukan performa apik dan bakat briliannya menjadi seorang kiper masa depan Prancis. Pada musim 2024 ia menjalani salah satu laga terbaiknya kala bersua Real Madrid di liga Champions kala itu ia berhasil membawa Lille menang 1-0 atas Real Madrid di stadion Pierre Mauroy.

Perawakannya yang tenang ketika menahan serangan lawan dan responnya yang cukup bagus membawanya ke puncak karir yakni menjadi punggawa tim terbesar di Prancis yaitu PSG. PSG menebusnya dari Lille dengan nilai yang baik 40 juta euro. Dalam beberapa pertandingan terakhir di musim ini ia mengalami inkonsistensi yang berakibat ia kalah bersaing dengan kiper muda PSG lainnha yakni Safonov akan tetapi respon dari Chevalier sendiri cukup dewasa.

Dalam sebuah wawancara setelah laga melawan Marseille di turnamen trophee des Champions ia sendiri mengakui bahwa dalam kurun waktu enam bulan terakhir merupakan waktu yang sulit untuk dirinya untuk beradaptasi yang mengakibatkan jarangnya ia mendapatkan posisi pertama sebagai goalkeeper ia pun mengakui salah satu kelemahan dirinya adalah ketika menahan tendangan pinalti. Akan tetapi di pertandingan tersebut ia berhasil membawa juara PSG dalam turnamen Troophy des Champions.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Udine kota Udinese

 Udine merupakan kota kecil berjarak 40 km dari batas antara Italy dan Slovenia kota ini juga berbatasan langsung dengan kota Venezia salah satu kota terindah di Italy. Setelah beberapa kali diduduki oleh beberapa kerajaan pada saat itu, Udine akhirnya resmi bergabung dengan Italy pada tahun 1797 dan menjadi basis militer terbesar Italy pada tahun 1866. Di kota ini munculah sebuah klub sepakbola bernama Udinese Calcio yang didirikan pada tanggal 30 november 1896 sebagai klub olahraga dan bertransformasi sebagai klub sepak bola pada 5 juli 1911. Klub yang bermarkas di stadion Friulli ini memiliki sejarah yang cukup unik, secara prestasi Udinese bukan klub yang begitu menonjol mereka hnya mampu mencapai final final piala Italy ratusan tahun lalu akan tetapi klub ini kerap melahirkan bintang-bintang besar Liga Italy. Alexis Sanchez, Antonio Di Natale, Vincenzo Iaquinta hingga Rodrigo De paul pernah berseragam Udinese. Tim ini merupakan salah satu tim yang sangat konsisten d liga Italy...

Sejarah pertama kali komersialisasi minuman beralkohol

 Komersialisasi minuman beralkohol di Indonesia sudah terjadi sejak zaman kolonial Belanda tepatnya pada tahun 1891 hingga 1893  dimana peredaran minuman beralkohol baik minuman lokal maupun minuman dari negara lain sudah membanjiri pasar miras di Hindia Belanda zaman itu, mulai dari bir, whiskey, wine hingga cognac Semua jenis minuman ini diyakini dibawa oleh para tentara kolonial yang datang ke Hindia Belanda pada saat itu. Dilansir historia kurang lebih sekitar 600.000 liter miras dibawah masuk ke Hindia Belanda pada saat itu, tetapi hal ini tidak terlalu berdampak signifikan pada peredaran minuman lokal asli nusantara yang sudah sangat melekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, dari sinilah terbentuk segmentasi pasar penikmat minuman tradisional dan impor. Banyaknya peredaran minuman impor yang membanjiri Hindia Belanda kala itu juga mengundang reaksi dari berbagai kalangan, salah satunya dari organisasi Muhammadiyah yang mulai gelisah dengan peredaran miras tersebut...

Inverted winger

 Dalam sepak bola modern tentu kita tidak asing lagi dengan istilah inverted wing, Arjen Robben dan Ivan Perisic merupakan contoh dari banyak pemain yang berkarakter inverted wing. Inverted wing memiliki pengertian pemain yang bermain di posisi berlawanan dengan kaki terbaiknya. Hal ini merupakan proses dari berkembangnya sepak bola, inverted winger sangat berbeda dengan traditional winger dimana seperti kita tahu bahwa pada era sepak bola dahulu, posisi winger dipilih berdasarkan kaki terkuat agar dapat melakukan umpan terukur kepada striker, inverted winger merupakan pilihan yang lebih dinamis dan sulit ditebak oleh lawan. Hal yang sama tidak dimungkinkan untuk seorang bek sayap karena idealnya seorang bek sayap ditempatkan berdasarkan kaki yang terkuat. Apabila inverted wing di terapkan pada seorang bek maka yang terjadi ia harus memutar tubuhnya untk menggapai lawan dengan kaki terkuatnya hal ini tentunya memudahkan lawan untuk melewati bek tersebut. Seorang inverted winger har...