Brighton adalah kota kecil yang indah di east sussex yang merupakan markas dari klub premier league Brighton and hove albion. Albion merupakan istilah untuk seluruh britania raya dari para penulis Romawi kuno. Kota yang indah yang juga menyimpan banyak sejarah bagi persepakbolaan Inggris raya. Nama Brighton sendiri merupakan serapan dari masa lampau yakni britton yang kini kita kenal dengan Britania merupakan kota yang sangat bersejarah bagi peradaban kerjaan Inggris. Di era sepak bola moderen kita banyak mengenal pemain seperti Minamino, Van hecke dan beberapa bintang Brighton lainnya, tapi di masa lalu mereka juga memiliki bintang seperti Steve Foster pemain Inggris yang pernah membela Brighton.
Di beberapa musim terakhir tim ini bermain cukup baik dengan konsisten berada pada papan tengah klasemen. Graham Potter mengawali era yang baik untuk Brighton hingga membuat dirinya menjadi salah satu pelatih terbaik Inggris di musim 2022 dan akhirnya menahkodai Chelsea kemudian posisinya di Brighton di gantikan oleh pelatih Italia Roberto de Zerbi. Puncak karir De Zerbi adalah ketika berhasil membawa Brighton menjadi semifinalis FA cup 2022 akan tetapi prestasinya di Liga sangat buruk Brighton hanya berhasil dibawanya duduk di posisi ke 10 dan gagal bermain di kompetisi Eropa. Faktor utama dari kegagalan tersebut adalah Brighton banyak ditinggalkan beberapa pemain bintangnya seperti Moses Caicedo dan Alexis Mcallister.
Tim berjuluk the seagulls ini dikenal memiliki strategi transfer yang menarik mulai dari Alexis Mcallister hingga bintang Jepang Kaoru Mitoma berhasil disulap mereka dari pemain minor menjadi pemain yang sangat berpengaruh di Liga Inggris, sebut saja Alexis Mcallister digaet dari Argentinos junior klub semenjana di Liga Argentina dan disulap menjadi salah satu pemain Argentina termahal di Liga Inggris hingga dibeli Liverpool dengan harga 35 juta euro. Hal ini membuktikan strategi transfer pemain yang luar biasa dari manajemen Brighton.

Komentar
Posting Komentar