Langsung ke konten utama

Pit stop

Beberapa dari kita sering melihat ketika mobil F1 sedang balapan dan tiba-tiba mereka melipir ke tempat team mereka, itu adalah Pit stop, Pit stop merupakan istilah ketika suatu tim balap melipir ke tempat tim mereka untuk mengisi logistik untuk balapan baik mengganti ban dan mengisi bahan bakar. Tidak hanya itu Pit stop juga mampu digunakan untuk kepentingan strategi memenangkan balapan.

 Pit stop pertama kalinya di terapkan dalam balapan F1 pada tahun 1950. Di dunia balap moderen Pit stop sendiri adalah seni, seni dimana suatu tim balap mampu menentukan kemenangan dengan membaca jalannya balapan walaupun waktu Pit stop hanya dua detik akan tetapi tim Redbull mampu mencetak sejarah di tahun 2019 dengan berhasil mencetak record waktu pit stop tercepat di angka 1,82 detik. 

Banyak kejadian bersejarah yang terjadi di F1 pada saat Pit stop diantaranya ketika Jos Verstappen melakukan Pit stop di tahun 1994 kala mobilnya terbakar akan tetapi kejadian ini tidak menyebabkan sang pembalap mengalami cedera serius.
Tim yang berperan langsung untuk menangani mobil ketika melakukan Pit stop disebut pit crew rata-rata waktu yang dibutuhkan sebuah tim untuk kendaraan balap seperti F1 dan Indycar biasanya kurang dari 10 detik sedangkan untuk Nascar membutuhkan kurang lebih 12 detik mungkin karena ukuran bobot mobil yang lebih besar juga sangat berpengaruh. 

Pit stop umumnya digunakan pada event balap namun beberapa tahun terakhir sudah diadopsi cabang olahraga lain misalnya sepak bola yang kita kenal sebagai waterbreak.
Adapun tahapan pitstop dalam balapan F1 sebagai berikut manager team menghubungi pit crew untuk bersiap kurang lebih 10 sampai 12 detik sebelum kedatangan pembalap ke pitlane.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Joaquin Sanchez

23 tahun memiliki karir sepakbola yang cemerlang dan 15 tahun berseragam Real Betis memberikan dua gelar Copa Del Rey merupakan gambaran singkat karir sang pangeran Joquin Sanchez.pada tahun 1997 bergabung dengan Betis klub pertama yang memberikan jalan untuk karir pesepakbolanya sebagai seorang pemain professional. 2006 ia hijrah ke Valencia, banyak pihak menilai kepindahanya ke Valencia merupakan pilihan buruk pada karirnya, karena persaingan yang ketat di tim Valencia era itu hal itu diramalkan dapat membunuh imagenya sebagai pemain muda potensial saat itu. Joaquin merupakan identitas dari Spanyol memiliki karir sepakbola yang cukup panjang ia adalah salah satu dari sekian banyak pemain Spanyol yang memiliki karakter yang luar biasa. Ketika membela beberapa tim diluar Spanyol ia selalu berhasrat untuk kembali ke Real Betis tim yang berhasil mengasah talentanya. Di timnas Spanyol ia berhasil mencatatkan 51 caps hal yang sangat sulit dicapai karena kita tahu bahwa timnas Spanyol merup...

Inverted winger

 Dalam sepak bola modern tentu kita tidak asing lagi dengan istilah inverted wing, Arjen Robben dan Ivan Perisic merupakan contoh dari banyak pemain yang berkarakter inverted wing. Inverted wing memiliki pengertian pemain yang bermain di posisi berlawanan dengan kaki terbaiknya. Hal ini merupakan proses dari berkembangnya sepak bola, inverted winger sangat berbeda dengan traditional winger dimana seperti kita tahu bahwa pada era sepak bola dahulu, posisi winger dipilih berdasarkan kaki terkuat agar dapat melakukan umpan terukur kepada striker, inverted winger merupakan pilihan yang lebih dinamis dan sulit ditebak oleh lawan. Hal yang sama tidak dimungkinkan untuk seorang bek sayap karena idealnya seorang bek sayap ditempatkan berdasarkan kaki yang terkuat. Apabila inverted wing di terapkan pada seorang bek maka yang terjadi ia harus memutar tubuhnya untk menggapai lawan dengan kaki terkuatnya hal ini tentunya memudahkan lawan untuk melewati bek tersebut. Seorang inverted winger har...

Iran dan Amerika dalam sebuah pertandingan

Musuh bebuyutan itulah kalimat yang pantas disematkan kepada dua negara Iran dan Amerika. Dua negara yang memiliki sejarah konflik berkepanjangan hingga pada tahun 1980 memutuskan semua hubungan diplomasi secara resmi antara kedua negara dan pada tahun 1998 dalam piala dunia berada dalam satu grup dan harus bertemu satu sama lain. Di Lyon kala itu 21 juni 1998 seisi kota terasa begitu panas jelang laga tersebut, AS yang kala itu dinunggulkan karena memiliki peringkat FIFA lebih baik dibandingkan Iran merasa diatas angin menghadapi laga tersebut. Tergabung dalam grup F bersama Jerman dan Yugoslavia laga yang lain terasa tak begitu penting bagi kedua klub laga terpenting adalah dimana mereka saling bertemu dan sama-sama mempertahankan harga diri mereka di atas lapangan hijau. Iran mengandalkan pemain-pemain seperti Hamid Estili, Ali Daei dan Mehdi Mahdavikia sedangkan USA mengandalkan pemain seperti Casey Keller dan sang pencetak gol Bryan Mcbride dan Claudio Reyna. Hasil yang tak pernah...