Langsung ke konten utama

Socrates and his Cigarettes


Cigarette and Socrates are like something that couldn't be separate. One of the legend Brazilian football team that have full name Socrates Brasileiro Sampaio de Souza vieira de Oliveira is a Brazilian midfielder that become active smoker eventough he was with Brazil national team at that time, in 1980 he started to quite smoke and focus to change his lifestyle. In Brazil national team his not the only player that really like to smoke, there are for or five players  that are 
smoker.

Socrates he is the right example for us that want to change our life, in Brazil national team his not only a midfielder, he was more than that, he is a brother and leader for other players. After quite smoking he tried to fix his performance on the field not only skills but also physicaly, no wonder if he had the strongest right foot in the team at that time. On the field Socrates is popular with his passing, assist and his shoot, Zico once told "Socrates has everything to become a legend".

In Socrates and Zico era the style of play of Brazil National team were different with others team, they play very quickly and unpredictable that is why Socrates call this style is "organised chaos" and with him as midfielder he could surprising everyone with his vision on the field. Socrates has 60 goals and score 22 goals as miedfielder it was'nt an easy achievements. Socrates will live forever in our hearts as a football fan, he is the greatest footballer that ever live in this world.

He is'nt only football player but he is more than that, he was using his image as a popular footballer to campaign about humanity and politics, he once used a headband in 1986 that written "sigue en pie" to show his love for all victim of Mexico disaster's caused by earthquake and he always made a gesture on the field to show his political believes and fight against dictator by his message or celebration.
Socrates not only a masterpiece on the field, he was such a hero for all Brazilian, the best example for young people of Brazil trough generations.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Udine kota Udinese

 Udine merupakan kota kecil berjarak 40 km dari batas antara Italy dan Slovenia kota ini juga berbatasan langsung dengan kota Venezia salah satu kota terindah di Italy. Setelah beberapa kali diduduki oleh beberapa kerajaan pada saat itu, Udine akhirnya resmi bergabung dengan Italy pada tahun 1797 dan menjadi basis militer terbesar Italy pada tahun 1866. Di kota ini munculah sebuah klub sepakbola bernama Udinese Calcio yang didirikan pada tanggal 30 november 1896 sebagai klub olahraga dan bertransformasi sebagai klub sepak bola pada 5 juli 1911. Klub yang bermarkas di stadion Friulli ini memiliki sejarah yang cukup unik, secara prestasi Udinese bukan klub yang begitu menonjol mereka hnya mampu mencapai final final piala Italy ratusan tahun lalu akan tetapi klub ini kerap melahirkan bintang-bintang besar Liga Italy. Alexis Sanchez, Antonio Di Natale, Vincenzo Iaquinta hingga Rodrigo De paul pernah berseragam Udinese. Tim ini merupakan salah satu tim yang sangat konsisten d liga Italy...

Brahim dan Panenka

 Final piala Africa 2026 antara Maroko dan Senegal menyuguhkan banyak kontroversi, di antaranya adalah panenka gagal Brahim Diaz dan handuk kiper Senegal Edouard Mendy, insiden terakhir bahkan hampir menyulut perkelahian antara pemain kedua klub. Brahim yang tampil memukau sepanjang perhelatan turnamen menjadi antiklimaks di final ketika panenkanya di menit 8 tambahan waktu babak kedua berhasil digagalkan oleh Edouard Mendy terlihat penyesalan yang begitu besar di wajah pemain yang lahir di Spanyol tersebut. Brahim lahir di Malaga kota di Spanyol pinggiran laut, ibunya seorang Malaga asli dan ayahnya seorang yang memiliko darah Maroko. Brahim yang hampir seluruh karir sepakbola mudanya bermain untuk timnas Spanyol akhirnya memilih untuk membela Spanyol, ia bahkan sempat membuat statement “ Aku adalah 100 percent Sapnyol dan 100 percent Maroko”. Pemain yang besar dari futsal ini memiliki skill yang luar biasa ketika berada di posisi yang tepat dari Real Madrid hingga Manchester Cit...

Sir Becks

 Berparas tampan elegant dilapangan, menjadi trendsetter untuk seluruh brand fashion di dunia, memiliki tendangan bebas yang indah dan presisi, siapa lagi kalo bukan one and only David Robert Joshep Beckham atau lebih dikenal sebagai David Beckham. Awalnya memang banyak yang meragukan pria yang lahir dan besar di London ini karena perawakannya yang kecil akan tetapi ia mampu membuktikan bahwa ia tumbuh besar dengan potensi luar biasa untuk menjadi seorang Mega bintang. Pria yang merupakan jebolan academy Manchester United ini memulai karirnya di timnas sejak bermain untuk timnas Inggris u 18 dan U 21 dan akhirnya pada tahun 1996 ia berhasil membela timnas senior Inggris. Tak hanya dalam lapangan Beckham memiliki karir yang cukup gemilang tentang karirnya di luar lapangan. Karir sebagai pemain film dan modelnya pun cukup luar biasa. Semua brand mode ternama mengontraknya dengan nilai fantastis, dari Adidas hingga menjadi ambassador brand mobil ternama asal Italia Maserati sukses dil...