Langsung ke konten utama

Postingan

3 Palang Pintu moderen

 Pelatih kenamaan asal Austria Karl Rappan merupakan salah satu pencetus lahirnya strategi sepak bola dengan 3 center back yang di Italia dikenal dengan catenaccio. Catenaccio merupakan strategi bertahan berlapis yang sangat lekat dengan gaya permainan Italia era itu. Taktik Rappan kemudian di adopsi oleh salah satu pelatih AC Milan Nereo Rocco yang memberinya beberapa gelar domestic bersama AC Milan di era tahun 60an dan kemudian juga digunakan oleh pelatih legenda Inter Milan Helenio Hererra kala itu.  Karl Rappan sendiri merupakan seorang pelatih legendaris yang banyak menghabiskan karirnya di Swiss dengan memenangkan beberapa gelar bersama Servette dan Rapid Vienna dan menukangi timnas Swiss di tiga piala dunia berbeda. Di era sekarang taktik tiga bek sangat melekat dengan gaya bermain Inter Milan di bawah asuhan Simone Inzaghi. Build up dinamis yang benar-benar dibangun dari belakang memberi kebebasan untuk para bek merangsek maju kedepan membuka ruang.  Dengan tiga ...

Era baru PSG dan Sepak bola

Permainan dinamis dan anti mainstream ditunjukan oleh klub Le Parisiens sayap-sayap cepat yang tidak hanya kuat menyerang akan tetapi kuat dalam bertahan merupakan salah satu ciri khas permainan mereka, itulah mengapa Luis Enrique begitu ngotot mendatangkan sayap brilian Kvicha Khvaratskhelia dari Napoli. Tak hanya itu pemain muda seperti Doue mampu bersinar terang setelah mencetak gol bagi PSG kala bersua Inter Milan di final liga Champions 2025 lalu.  PSG bermain begitu taktis dan dinamis seluruh pemain saling mengisi posisi dan diatur oleh gelandang terbaik Vitinha yang mampu melakukan dribble dari belakang ke depan ketika pemain musuh menjaga pemain lain, Vitinha dengan lihainya mengatur lini tengah dengan dribble dan passingnya. Dari klub yang mengandalkan satu pemain bintang Mbappe menjadi klub kolektif yang mengandalkan energi dan permainan dinamis. Menggunakan formasi 4-3-3 PSG tidak bermain dengan mengandalkan posession football akan tetapi mereka malah lebih bermain menga...

Heineken cerveza

Hampir 200 tahun lalu di Belanda tepatnya pada tahun 1841 di Amsterdam lahir seorang Gerard Andrian Heineken. Seorang pria Belanda yang dikenal sebagai Pioneer pendiri salah satu brand bir terbesar di dunia. Nama brand tersebut diambil dari nama belakangnya Heineken. Pada tahun 1864 dia membeli sebuah tempat penyulingan bir bernama "de hooiberg", yang kemudian menjadi tempat produksi bir lager terbaik di seluruh Amsterdam.  Ia membentuk manajemen pengelolaan yang baik untuk mendukung perusahaanya diantaranya mendirikan laboratorium khusus guna menjaga kualitas bir yang diproduksi oleh perusahaan mereka. Perusahaannya berkembang cukup cepat karena terkenal dengan rasa dan kemurnian yang sangat terjaga hingga pada tahun 1889 mereka berhasil mengembangkan sayap dengan meng ekspor bir mereka ke Prancis. Hal ini merupakan langkah awal yang sangat luar biasa dari Adrian Heineken. Bir lager adalah jenis bir berwarna terang yang difermentasi pada suhu yang lebih dingin diantara 44 - ...

Pangeran dari Piacenza

  Bagi para pecinta sepak bola era 90 an ketika mendengar Inzaghi semua hanya terfokus pada satu yakni Filippo Inzaghi, Pippo sapaan akrab Filippo memang seorang striker yang sangat disegani kala itu, berbeda dengan sang adik Simone Inzaghi yang memiliki karir pemain tidak sementereng kakaknya. Tapi di era sekarang ketika keduanya menjadi pelatih nama Simone jauh melampaui kakaknya Filippo dengan berhasil menjadi salah satu pelatih top Eropa yang banyak pihak menilai bahwa ia memiliki taktik yang brilian dan tidak biasa di era Sepak bola sekarang. Lahir di Kota Piacenza Italia Simone muda dikenal sebagai sosok yang gigih dalam menyaingi karir sepak bola kakaknya, pada tahun 1998 ketika kakaknya sudah berjuang bersama tim besar Italia seperti Juventus dan bermain untuk timnas Italia Simone hanya bermain di kasta ketiga liga Italia. Pada musim 1997 dan 1998 ia membela klubnya Piacenza dan berhasil mencatat penampilan yang cukup baik dan mencetak 15 gol dalam satu musim dan pada tahun...

Racing Club Avellaneda mutiara dari sebelah Buenos Aires

 Sebuah kota bernama Avellaneda terletak di Argentina dan dijuluki sebagai kota pelabuhan di Argentina. Avellaneda menjadi bagian dari kota Buenos Aires yang merupakan ibukota dari Argentina dihubungkan oleh salah satu sungai bernama Riachuelo. Disana berdiri sebuah klub sepakbola bernama Racing club de Avellaneda, Racing berdiri pada tahun 1903 merupakan salah satu tim tertua di Argentina.  Beberapa bintang Argentina yang pernah berseragam Racing club yakni Ubaldo fillol kiper nyentrik timnas Argentina, Diego milito striker Inter Milan kala meraih treble winner 2009-2010, Lautaro Martinez strike Inter Milan dan gelandang bintang Argentina pemenang piala dunia 2022 yakni Rodrigo de Paul merupakan didikan asli dari academy club. Racing club meraih title liga Argentina pertama mereka pada tahun 1913 dan gelar Copa Libertadores pada tahun 1967. Di era sekarang di bawah asuhan pelatih Gustavo Costas pelatih Argentina, Racing bermain cukup taktis dan dinamis hingga pada tahun 2024 ...

Suka duka Sukatani

  Band ini mungkin masih terdengar asing di telinga penikmat musik mainstream di tanah air, mereka adalah Sukatani, Band yang digawangi oleh dua anggota ini Muhammad syifa al Lufti pada gitar dan Novi Indriyati pada vokal mampu mencuri perhatian banyak orang dengan kemampuan musikalitas mereka. Grup musik punk asal kota yang terkenal dengan makanan khas mereka sroto yakni Purbalingga memiliki lirik tajam yang mengkritisi kehidupan bernegara, dengan nada yang keras dan menusuk. Baru-baru ini mereka menghentak tanah air dengan single mereka bayar,bayar, bayar yang menceritakan tentang keburukan oknum kepolisian yang kerap kali melakukan praktik suap ketika melayani masyarakat. Hal inipun mengundang kemarahan oleh sebagian aparat hingga banyak pihak mensinyalir mereka ditekan dan di terror hingga Sukatani membuat video klarifikasi yang dikatakan banyak pihak video tersebut dibuat dibawah intimidasi aparat, tak hanya itu sang vokalis yang berprofesi sebagai guru dikeluarkan dari pekerj...

The Ignasius

 In Indonesia there is a man that many people says that he is the father of national train. Where he could rebuilt the train national industry he change the culture of people and change the every aspect of passenger train into something more profesional from the worst to the best. Something that for some people never imagine it could be done just by one minister.  He is Ignatius Jonan the ex minister transportation of Indonesia. Ignasius Jonan was born in Singapoore 61 years ago but he spent many years by live in Surabaya that's why the way he talked very javanese by his accent. He said on an interview everything that he had done only by two words "working hard". Something interesting by his story as a minister transporation when he could change the image of train in Indonesia that we all know at that time popular with their worst image. People  took a pee on the train, there are many people didn't sit on their seat they sleeping on the ground and many pickpocket but ...