Langsung ke konten utama

Postingan

Futsal moderen

 Futsal bukan bukan hanya soal menendang bola, bisa bermain sepakbola tidak berarti bisa bermain futsal meskipun banyak pihak masih menilai sepakbola dan futsal sama akan tetapi kenyataannya tidak demikian. Olahraga yang ditemukan pertama kali oleh orang Uruguay bernama Juan Carlos Ceriani makin populer di dunia. Bagi saya ada tiga hal mendasar dalam futsal Rotasi, superioritas dan defensivitas hal yang terdengar sederhana tapi tidak sesimpel yang kita bayangkan. Beberapa formasi basic futsal seperti 3-1 dan 2-2 nampaknya sangat sederhana tapi dalamnya terdapat puluhan variasi.  Penekanan terhadap skill individu pemain seperti Pivot yang harus menguasai beberapa teknik dasar seperti gerakan melindungi bola yang didalam olahraga lain seperti basket disebut Pivot juga sangat menambah kompleksivitas olahraga futsal. Di futsal moderen semua pemain diharuskan untuk berperan di lapangan termasuk kiper, kiper dituntut untuk mampu menjadi pemain ke lima dalam lapangan yang ikut maju m...

Keajaiban Cabo Verde

 Sebuah negara kecil di Samudera Atlantik barat Afrika yang ditemukan oleh pelaut Portugis yanh sebelumnya tidak ada yang tahu tentang pulau ini akan tetapi sekarang menjadi sangat terkenal karena kiprah mereka di piala dunia 2026, tidak pernah kalah dipertandingan grup termasuk menahan imbang Spanyol sudah menggambarkan betapa bagusnya kiprah mereka di piala dunia 2026 kali ini. Ini bagaikan cerita dongeng, mereka berhasil lolos dari grup yang diisi klub-klub tradisional piala dunia seperti Uruguay dan Spanyol, mereka berhasil lolos tanpa kekalahan. Di lansir associated press kiper mereka Vozinha mengatakan “Negara kami memang kecil, namun kami memiliki hati dan tekad yang besar”.  Semua berawal ketika pada tahun 2013 berhasil menembus piala Afrika dengan pemain seadanya, sejak saat itu nama mereka mulai diperhitungkan dalam perseoakbolaan benua Afrika. Di pimpin oleh pelatih mereka BuBista mereka bahkan berhasil mencapai babak quarterfinal pada tahun 2023 sungguh hal yang lu...

Montella dan Turki

 Turki baru saja tersingkir dari perhelatan piala dunia 2026, dua laga tanpa kemenangan dan hasil imbang membuat mereka wajib angkat koper dari turnamen tersebut. Peran Arda Guler dan Kenan Yildiz yang banyak di tunggu oleh seluruh fans Turki ternyata sangat buruk dan mengecewakan. Di bawah asuhan Vincenzo Montella Turki menderita dua kali kekalahan selama turnamen dari Australia dan Paraguay. Meski di laga terakhir berhasil mengalahkan tuan rumah Amerika serikat hasil tersebut tak mampu membawa berikut pada putaran berikut. Turki memiliki banyak sekali talenta muda di masa ini sebut saja Arda Guler, kenan Yildiz dan Deniz Gul akan tetapi belum mampu mengangkat performa tim. Banyak pihak mengatakan ini adalah kegagalan dari pelatih mereka Vincenzo Montella dalam meracik tim. Montella yang sebelumnya melatih Adana Demirspor salah satu klub liga Turki membawa taktik andalanya 4-2-3-1 ke skuad tim nasional turki akan tetapi hal ini tidak berhasil membawa Turki terbang tinggi, sulitnya...

Brighton the seagulls

 Brighton adalah kota kecil yang indah di east sussex yang merupakan markas dari klub premier league Brighton and hove albion. Albion merupakan istilah untuk seluruh britania raya dari para penulis Romawi kuno. Kota yang indah yang juga menyimpan banyak sejarah bagi persepakbolaan Inggris raya. Nama Brighton sendiri merupakan serapan dari masa lampau yakni britton yang kini kita kenal dengan Britania merupakan kota yang sangat bersejarah bagi peradaban kerjaan Inggris. Di era sepak bola moderen kita banyak mengenal pemain seperti Minamino, Van hecke dan beberapa bintang Brighton lainnya, tapi di masa lalu mereka juga memiliki bintang seperti Steve Foster pemain Inggris yang pernah membela Brighton.  Di beberapa musim terakhir tim ini bermain cukup baik dengan konsisten berada pada papan tengah klasemen. Graham Potter mengawali era yang baik untuk Brighton hingga membuat dirinya menjadi salah satu pelatih terbaik Inggris di musim 2022 dan akhirnya menahkodai Chelsea kemudian po...

Joaquin Sanchez

23 tahun memiliki karir sepakbola yang cemerlang dan 15 tahun berseragam Real Betis memberikan dua gelar Copa Del Rey merupakan gambaran singkat karir sang pangeran Joquin Sanchez.pada tahun 1997 bergabung dengan Betis klub pertama yang memberikan jalan untuk karir pesepakbolanya sebagai seorang pemain professional. 2006 ia hijrah ke Valencia, banyak pihak menilai kepindahanya ke Valencia merupakan pilihan buruk pada karirnya, karena persaingan yang ketat di tim Valencia era itu hal itu diramalkan dapat membunuh imagenya sebagai pemain muda potensial saat itu. Joaquin merupakan identitas dari Spanyol memiliki karir sepakbola yang cukup panjang ia adalah salah satu dari sekian banyak pemain Spanyol yang memiliki karakter yang luar biasa. Ketika membela beberapa tim diluar Spanyol ia selalu berhasrat untuk kembali ke Real Betis tim yang berhasil mengasah talentanya. Di timnas Spanyol ia berhasil mencatatkan 51 caps hal yang sangat sulit dicapai karena kita tahu bahwa timnas Spanyol merup...

Aryna Singa dari Belarussia

Era Sharapova mungkin telah usai, namun kini pencinta Tennis memiliki idola baru mereka cantik bak supermodel tapi bringas di arena Tennis ia adalah Arina Sabalenka petenis berusia 27 tahun asal Belarussia. Ia adalah petenis wanita yang saat ini menduduki posisi nomor 1 petenis terbaik dunia. Tak ada yang menyangka Sabalenka begitu mendominasi setiap turnamen tenis dunia. Pada tahun 2025 ia berhasil menjadi juara setiap tur yang di ikuti dengan mendapat 4 gelar berturut-turut.  Sabalenka sekarang sedang berada di puncak karirnya atau top performancenya. Sabalenka kini membuat mahkotanya sendiri di era tenis terbuka. Dia Bagaikan singa yang lapar akan gelar-gelar turnamen yang di ikutinya. Tak hanya itu Sabalenka berhasil mencetak sejarah sabalenka merupakan pemain tenis wanita kedua yang berhasil mencatatkan 100 penampilan tanpa kekalahan di dua set langsung berbagai gelar bergengsi telah berhasil diraihnya diantaranya Australia open 2023 dan 2024 dan US open 2024 hal ini yang meng...

Iran dan Amerika dalam sebuah pertandingan

Musuh bebuyutan itulah kalimat yang pantas disematkan kepada dua negara Iran dan Amerika. Dua negara yang memiliki sejarah konflik berkepanjangan hingga pada tahun 1980 memutuskan semua hubungan diplomasi secara resmi antara kedua negara dan pada tahun 1998 dalam piala dunia berada dalam satu grup dan harus bertemu satu sama lain. Di Lyon kala itu 21 juni 1998 seisi kota terasa begitu panas jelang laga tersebut, AS yang kala itu dinunggulkan karena memiliki peringkat FIFA lebih baik dibandingkan Iran merasa diatas angin menghadapi laga tersebut. Tergabung dalam grup F bersama Jerman dan Yugoslavia laga yang lain terasa tak begitu penting bagi kedua klub laga terpenting adalah dimana mereka saling bertemu dan sama-sama mempertahankan harga diri mereka di atas lapangan hijau. Iran mengandalkan pemain-pemain seperti Hamid Estili, Ali Daei dan Mehdi Mahdavikia sedangkan USA mengandalkan pemain seperti Casey Keller dan sang pencetak gol Bryan Mcbride dan Claudio Reyna. Hasil yang tak pernah...

Inverted winger

 Dalam sepak bola modern tentu kita tidak asing lagi dengan istilah inverted wing, Arjen Robben dan Ivan Perisic merupakan contoh dari banyak pemain yang berkarakter inverted wing. Inverted wing memiliki pengertian pemain yang bermain di posisi berlawanan dengan kaki terbaiknya. Hal ini merupakan proses dari berkembangnya sepak bola, inverted winger sangat berbeda dengan traditional winger dimana seperti kita tahu bahwa pada era sepak bola dahulu, posisi winger dipilih berdasarkan kaki terkuat agar dapat melakukan umpan terukur kepada striker, inverted winger merupakan pilihan yang lebih dinamis dan sulit ditebak oleh lawan. Hal yang sama tidak dimungkinkan untuk seorang bek sayap karena idealnya seorang bek sayap ditempatkan berdasarkan kaki yang terkuat. Apabila inverted wing di terapkan pada seorang bek maka yang terjadi ia harus memutar tubuhnya untk menggapai lawan dengan kaki terkuatnya hal ini tentunya memudahkan lawan untuk melewati bek tersebut. Seorang inverted winger har...

Brahim dan Panenka

 Final piala Africa 2026 antara Maroko dan Senegal menyuguhkan banyak kontroversi, di antaranya adalah panenka gagal Brahim Diaz dan handuk kiper Senegal Edouard Mendy, insiden terakhir bahkan hampir menyulut perkelahian antara pemain kedua klub. Brahim yang tampil memukau sepanjang perhelatan turnamen menjadi pesakitan di final ketika panenkanya di menit 8 tambahan waktu babak kedua berhasil digagalkan oleh Edouard Mendy terlihat penyesalan yang begitu besar di wajah pemain yang lahir di Spanyol tersebut. Brahim lahir di Malaga kota di Spanyol pinggiran laut, ibunya seorang Malaga asli dan ayahnya seorang yang memiliki darah Maroko. Brahim yang hampir seluruh karir sepakbola mudanya bermain untuk timnas Spanyol dibanding Maroko  akhirnya memilih untuk membela Spanyol, ia bahkan sempat membuat statement “ Aku adalah 100 percent Spanyol dan 100 percent Maroko”. Pemain yang besar dari futsal ini memiliki skill yang luar biasa ketika berada di posisi yang tepat,dari Real Madrid ...

Chevalier the warrior

 Merupakan lulusan youth academy Lille Chevalier merupakan goalkeeper ketiga ketika Lille menjuarai liga Prancis di musim 2020- 2021 ketika itu ia masih berusia sangat mudah hampir menginjak 20 tahun. Sempat membela tim Vallenciennes di Ligue-2 kala itu Chevalier berhasil menunjukan performa apik dan bakat briliannya menjadi seorang kiper masa depan Prancis. Pada musim 2024 ia menjalani salah satu laga terbaiknya kala bersua Real Madrid di liga Champions kala itu ia berhasil membawa Lille menang 1-0 atas Real Madrid di stadion Pierre Mauroy. Perawakannya yang tenang ketika menahan serangan lawan dan responnya yang cukup bagus membawanya ke puncak karir yakni menjadi punggawa tim terbesar di Prancis yaitu PSG. PSG menebusnya dari Lille dengan nilai yang baik 40 juta euro. Dalam beberapa pertandingan terakhir di musim ini ia mengalami inkonsistensi yang berakibat ia kalah bersaing dengan kiper muda PSG lainnha yakni Safonov akan tetapi respon dari Chevalier sendiri cukup dewasa. Dala...

Sir Becks

 Berparas tampan elegant dilapangan, menjadi trendsetter untuk seluruh brand fashion di dunia, memiliki tendangan bebas yang indah dan presisi, siapa lagi kalo bukan one and only David Robert Joshep Beckham atau lebih dikenal sebagai David Beckham. Awalnya memang banyak yang meragukan pria yang lahir dan besar di London ini karena perawakannya yang kecil akan tetapi ia mampu membuktikan bahwa ia tumbuh besar dengan potensi luar biasa untuk menjadi seorang Mega bintang. Pria yang merupakan jebolan academy Manchester United ini memulai karirnya di timnas sejak bermain untuk timnas Inggris u 18 dan U 21 dan akhirnya pada tahun 1996 ia berhasil membela timnas senior Inggris. Tak hanya dalam lapangan Beckham memiliki karir yang cukup gemilang tentang karirnya di luar lapangan. Karir sebagai pemain film dan modelnya pun cukup luar biasa. Semua brand mode ternama mengontraknya dengan nilai fantastis, dari Adidas hingga menjadi ambassador brand mobil ternama asal Italia Maserati sukses dil...

J league pencetak berlian Jepang

Pada tahun 1993 Jepang membentuk liga sepak bola pertama mereka yang bertajuk Meiji Yasuda J league tergolong terlalu muda di bandingkan dengan kompetisi-kompetisi liga sepakbola dunia. Bahkan kompetisi J 3 atau divisi 3 mereka baru menuju profesional di tahun 2013, pengembangan yang cukup lambat akan tetapi sangat berdampak bahkan di era ini mereka boleh dikatakan sebagai kompetisi liga terbaik di Asia. Sebelum bertransformasi menjadi JLeague kompetisi resmi sepak bola mereka sudah ada sejak tahun 1960 an kompetisi tersebut bernama Japan Soccer League. J league banyak memproduksi pemain- pemain berkualitas sebut saja sejak dulu dari kompetisi domestik mereka lahir talenta seperti Wagner Lopes dan Matsanobu Matsunami di era selanjutnya muncul nama-nama seperti Sinji Ono dan Hidetoshi Nakata. J league bukan hanya sebatas hiburan bagi rakyat Jepang akan tetapi merupakan media bagi sebagian besar masyarakat Jepang untuk bersaing dan mengenalkan budaya mereka ke seluruh dunia dengan kualit...

Sayap itu bernama Giacinto Facchetti

 Mungkin ketika mendengar istilah one man one club di serie a dibenak kita hanya terlintas satu nama Francesco Totti dan beberapa pemain lainnya, tapi untuk para fans inter nama Giacinto Facchetti selalu menjadi terdepan ketika mendengar hal tersebut. Berhasil memenangkan 4 gelar serie A bersama Inter Milan makin menguatkan dirinya sebagai legenda sepanjang masa Inter Milan yang tidak pernah sekalipun membela klub lain selain Inter Milan. Di masanya dia merupakan seorang bek dengan postur yang sangat ideal dan memiliki kecepatan luar biasa ia bahkan berhasil mencetak 75 goal selama berseragam Inter Milan jumlah gol yang luar biasa untuk seorang fullback. Hal lain yang paling diingat dari seorang Facchetti adalah ketika di Euro 1968 kala itu ia sebagai Kapten berhasil membawa Gli Azzuri mencapai semifinal dan kala itu hasil pertandingan ditentukan oleh koin toss dan benar saja Facchetti yang kala itu merupakan kapten kemudian lari berteriak karena mereka berhasil mencapai final sete...

Si penyihir Mastantuono

Nomor 10 di Argentina merupakan nomor yang keramat, tidak sembarang orang bisa menggunakan nomor tersebut. Mulai dari Mario Kempes, Maradona hingga Lionel Messi semuanya merupakan pemain yang mampu membawa Argentina menjadi juara piala dunia di masing-masing eranya. Kini muncul pertanyaan siapa yang layak menggunakan nomor 10 ketika Lionel Messi berada di penghujung karirnya yang gemilang?  Banyak pihak menilai bahwa satu-satunya pemain yang sangat layak menggunakan nomor 10 setelah Lionel Messi adalah Franco Mastantuono pemain yang lahir di kota Azul Argentina, tak henti-hentinya menunjukan permainan impresif dan eksplosiv kala membela Real Madrid, baru berusia 18 tahun akan tetapi memiliki permainan ciamik nan dewasa diatas lapangan. Tumbuh besar di Akademi River Plate membuat ia menjadi pemain yang menonjol, baru berusia 17 tahun ia berhasil mencatatkan 6 penampilan dan mengukir 2 gol di copa Libertadores kala itu catatan impresif dari bocah berusia 17 tahun, tak hanya itu ia ke...

Sepak bola modern dengan sentuhan klasik

 Di era sekarang taktik-taktik klasik atau formasi klasik mulai digunakan kembali pola tiga bek dan dua striker setelah diera 2010 an mulai di tinggalkan atau ketika era Tiki Taka Barcelona formasi-formasi tersebut di tinggalkan kini mulai digunakan kembali, akan tetapi penggunaanya di beri sentuhan sepakbola modern. Maksud dari sentuhan modern adalah dimana taktik-taktik tersebut begitu statis semua yang dulunya pemain tidak bisa melakukan kreativitas berdasarkan posisi mereka hal tersebut sekarang sudah berubah, dimana kini semua pemain diharuskan untuk bermain lebih dinamis tidak terpaku pada posisi mereka. Contoh kongkrit sepakbola modern adalah Inter Milan di bawah asuhan Simeone dan Man.City dibawah asuhan Pep Guardiola. Inter Milan menggunakan tiga bek di belakang dimana tiga bek tersebut di beri opsi untuk merangsek masuk hingga ke depan, sama halnya dengan Man.City semua pemain diberi instruksi untuk berganti peran di lapangan tak pelak taktik ini kerap kali di adopsi tim ...

Danny Buijs

 Very rare we see a football coach have tribal tatto oon his hands, his more likely a gangster than a football coach. His name is Danny Buijs, he came originally from Dordrecht city in Holland. Dordteenar is a name for all people who came from that area. He started his coaching carrer from small club in low division of Dutch league Kozakken boys and then 2014 then moved to Groningen then looking for new chapter as a coach in  Belgian league and then in 2025 he become the head coach in Eredivise with Fortuna sittard. He likes to use 4-3-3 as his pattern while managing some club. Dany not really popular as player he ever played for big clubs in Eredivisie such Groningen and Feyenord but not really got the spotlight at that time. Now in this season 2025- 2026 he manage one of the promotion team Fortuna Sittard. As we know Fortuna Sittard are one of the club that have produced many young talent of Holland national club like Van Bommel and Wilfried Bouma. Mark Van bommel was played...

Vinnie Jones the Butcher

 Sosok pria besar yang berada di lini tengah Wimbledon FC d premier league era awal 90an keras di lapangan selalu mengancam lawan dengan tackle-tackle kerasnya siapa lagi kalo bukan sosok gelandang Wales Vinnie Jones. Tentu publik sangat mengingat tackel dan headbuttnya kepada Roy Keane dan Cantona kala Wimbledon bertemu Manchester united, hal itu hanya sebagian kecil gambaran dari bengisnya gelandang satu ini. Sepanjang karirnya dia berhasil menuntaskan 520 pertandingan dan 39 gol untuk setiap klub yang dibelanya. Nampaknya takdir dari seorang Vinnie menjadi seorang bintang bukan terjadi dalam karirnya sebagai seorang pesepak bola akan tetapi gemilangnya karir seorang Vinnie Jones tatkala ia menjadi seorang pemain film dengan debutnya bermain di film Lock, stock and two smoking barrel dimana ia menjadi seorang gangster di film itu. Mungkin bagi Vinnie tidak terlalu sulit untuk mendalami perannya jika melihat dari kebengisannya kala menjadi gelandang tengah di dunia sepak bola. Vin...

3 Palang Pintu moderen

 Pelatih kenamaan asal Austria Karl Rappan merupakan salah satu pencetus lahirnya strategi sepak bola dengan 3 center back yang di Italia dikenal dengan catenaccio. Catenaccio merupakan strategi bertahan berlapis yang sangat lekat dengan gaya permainan Italia era itu. Taktik Rappan kemudian di adopsi oleh salah satu pelatih AC Milan Nereo Rocco yang memberinya beberapa gelar domestic bersama AC Milan di era tahun 60an dan kemudian juga digunakan oleh pelatih legenda Inter Milan Helenio Hererra kala itu.  Karl Rappan sendiri merupakan seorang pelatih legendaris yang banyak menghabiskan karirnya di Swiss dengan memenangkan beberapa gelar bersama Servette dan Rapid Vienna dan menukangi timnas Swiss di tiga piala dunia berbeda. Di era sekarang taktik tiga bek sangat melekat dengan gaya bermain Inter Milan di bawah asuhan Simone Inzaghi. Build up dinamis yang benar-benar dibangun dari belakang memberi kebebasan untuk para bek merangsek maju kedepan membuka ruang.  Dengan tiga ...

Era baru PSG dan Sepak bola

Permainan dinamis dan anti mainstream ditunjukan oleh klub Le Parisiens sayap-sayap cepat yang tidak hanya kuat menyerang akan tetapi kuat dalam bertahan merupakan salah satu ciri khas permainan mereka, itulah mengapa Luis Enrique begitu ngotot mendatangkan sayap brilian Kvicha Khvaratskhelia dari Napoli. Tak hanya itu pemain muda seperti Doue mampu bersinar terang setelah mencetak gol bagi PSG kala bersua Inter Milan di final liga Champions 2025 lalu.  PSG bermain begitu taktis dan dinamis seluruh pemain saling mengisi posisi dan diatur oleh gelandang terbaik Vitinha yang mampu melakukan dribble dari belakang ke depan ketika pemain musuh menjaga pemain lain, Vitinha dengan lihainya mengatur lini tengah dengan dribble dan passingnya. Dari klub yang mengandalkan satu pemain bintang Mbappe menjadi klub kolektif yang mengandalkan energi dan permainan dinamis. Menggunakan formasi 4-3-3 PSG tidak bermain dengan mengandalkan posession football akan tetapi mereka malah lebih bermain menga...

Heineken cerveza

Hampir 200 tahun lalu di Belanda tepatnya pada tahun 1841 di Amsterdam lahir seorang Gerard Andrian Heineken. Seorang pria Belanda yang dikenal sebagai Pioneer pendiri salah satu brand bir terbesar di dunia. Nama brand tersebut diambil dari nama belakangnya Heineken. Pada tahun 1864 dia membeli sebuah tempat penyulingan bir bernama "de hooiberg", yang kemudian menjadi tempat produksi bir lager terbaik di seluruh Amsterdam.  Ia membentuk manajemen pengelolaan yang baik untuk mendukung perusahaanya diantaranya mendirikan laboratorium khusus guna menjaga kualitas bir yang diproduksi oleh perusahaan mereka. Perusahaannya berkembang cukup cepat karena terkenal dengan rasa dan kemurnian yang sangat terjaga hingga pada tahun 1889 mereka berhasil mengembangkan sayap dengan meng ekspor bir mereka ke Prancis. Hal ini merupakan langkah awal yang sangat luar biasa dari Adrian Heineken. Bir lager adalah jenis bir berwarna terang yang difermentasi pada suhu yang lebih dingin diantara 44 - ...